Respirasi


Respirasi adalah pertukaran gas, dimana O2 yang dibutuhkan untuk metabolisme sel masuk ke dalam tubuh dan CO2 yang dihasilkan dari metabolisme tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui pulmonalis.

Pernapasan Dada

Fase inspirasi:

berkontraksinya otot antartulang rusuk (musculos interkostalis eksternal) dan relaksasinya musculos interkostalis internal, sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.

Fase ekspirasi:

Berelaksasinya otot antara tulang rusuk (musculos interkostalis eksternal) ke posisi semula dan kontraksinya musculos interkostalis internal, yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar melalui cavum nasi.

 

Pernapasan Perut

sama dengan inspirasi dada, tapi yang membadakannya yaitu pada pernapasan perut menggunakan diafragma.

 

Surfaktan berperan menurunkan tegangan permukaan pada cairan alveoli sehingga alveoli lebih mudah berkembang pada waktu inspirasi dan mencegah alveoli menutup (kolaps) pada akhir ekspirasi. Tanpa surfaktan akan diperlukan tenaga 20 kali lebih besar untuk inspirasi dan akan banyak alveoli yang menutup pada waktu ekspirasi.

Selain itu surfaktan dapat mencegah transudasi ke dalam alveoli. Tekanan negatif dalam alveoli dapat menyebabkan masuknya cairan dari kapiler ke dalam alveoli, akan tetapi hal ini dapat dicegah oleh surfaktan. Surfaktan dapat berperan sebagai pembersih alveoli.

Daerah cavum pleura pada traktus respiratorium pada saat inspirasi dan ekspirasi senantiasa bertekanan negative.