Marah-Marah Mudah Mengakibatkan Serangan Jantung


Orang yang sering marah-marah lebih berpotensi terkena serangan jantung, mengapa?

Nah, gini loh teman. 

Apabila sering marah, maka hipotalamus mengeluarkan hormon stres baik berupa hormon adrenalin maupun non-adrenalin. Pengeluaran hormon ini akan meningkatkan denyut jantung dan teka nan darah.

Apabila tekanan darah meningkat, maka akan mengakibatkan penebalan pada dinding arteri dan terjadi aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri).

Pada regio arteri carotid yang mengalami penebalan akan menyempit sehingga memicu terjadinya berbagai macam masalah pada jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, penebalan arteri yang terjadi biasanya menyertai proses penuaan (hayoloh)

Perkembangan ilmu psycho-immunology mengungkap bahwa “status emosional dapat mempengaruhi kondisi hormonal dan syaraf, yang seluruhnya terkait dengan fungsi kekebalan tubuh,” kata Dr David yang dikutip dari Healthday

 

Nah loh, makanya.. jangan suka marah-marah ! nanti cepet tua !